Saat merebak kabar tentang virus corona , semua orang memikirkan cara untuk menjaga stamina, demikian juga dengan saya sendiri. Jahe adalah pilihan pertama saya. Gencarnya iklan tentang jahe dan sejenisnya membuat fikiran semua orang mengarah ke sana. Saat kondisi normal, tentu kita akan dapat berfikir dengan jernih dan mengatakan bahwa jahe tidak direkomendasi untuk setiap orang dengan riwayat sakit perut, lambung dan sejenisnya. Dalam kondisi panik ditengah wabah virus, informasi tersebut menjadi hilang. Saya minum jahe dengan porsi besar untuk beberapa hari dan berakibat diare berkepanjangan. Setelah melewati 4 hari, baru menyadari bahwa penyebab diare kemungkinan karena terlalu banyak minum jahe. Hal lain juga dapat terjadi apabila kita terlalu panik dalam menyikapi issue Virus Corona. Sebagai manusia memang seharusnya kita tetap berusaha ( ikhtiyar ). Tapi tentu kita tidak boleh lupa dengan Allah sebagai pemilik virus tersebut. Kita harus yakin bahwa Allah selalu...
Travelling, Blogger, Freelance Writer, Content Writer